Pertemuan dengan nelayan, "serap aspirasi dan tindaklanjuti"

joni p 17 September 2019 12:23:29 WIB

Rempek, 13 september 2019. Nelayan dengan berbagai subsistemnya sebenarnya menyediakan kesempatan yang besar bagi pelaku dalam menyediakan sumber pendapatan secara kontinyu. Sama seperti hutan, nelayan menyediakan produk yang dapat diproses oleh ibu-ibu dan dijual ke konsumen. Sehingga tentang nelayan tidak hanya membahas pelakunya akan tetapi orang-orang yang terlibat sebagai ikutannya. Menurut pantauan kami kehidupan nelayan di Dusun Lempenge belum sepenuhnya memperoleh sentuhan dari pemerintah karena melihat dari kegiatan penangkapan ikan yang masih sangat terbatas. Sumberdaya manusianya juga masih kategori rendah. Dengan keadaan yang cukup pelik ini Pemerintah desa berniat untuk menghimpun masalah strategis yang secepatnya perlu diselesaikan. Malam tersebut pada tanggal 13 September 2019, sebanyak 32 orang nelayan Desa Rempek berkumpul dan menyampaikan keluh kesahnya. Bahwa potensi laut ini perlu mereka gali dengan dukungan penuh dari pemerintah. Tahap pertama mereka memerlukan lokasi tangkapan ikan berupa rumah ikan (Rumpon) yang cukup. Sementara ini rumpon dimiliki oleh pihak luar sehingga hak mereka atas hasil panen hanya berupa ongkos tunggu rumpon. Setelah itu alat tangkapnya sebagian besar tidak cukup jelajahnya untuk mencapai rumpon sehingga hanya beberapa orang saja yang memancing ke rumpon dan mendapatkan hasil. Sebagian besar beraktifitas di perairan dangkal dengan menangkap ikan teri dan ikan pelagis lainnya.

Atas masalah-masalah tersebut pemerintah desa kemudian berkesimpulan bahwa dalam rangka mulai membangun sektor perikanan di desa Rempek, diperlukan bantuan bagi para nelayan berupa sarana tangkap sampan yang memadai. Untuk kebutuhan ini uniknya para nelayan ingin membuat sendiri sampan fiber yang rencananya akan mereka gunakan sehingga diperlukan juga mereka dilatih secara rinci cara membuat sampan dari serat fiber. Dengan cara ini biaya pembuatan sampan menjadi jauh lebih murah dan mereka terampil dalam membuat serta memperbaiki sampan.

Peran pemerintah kabupaten juga diperlukan dalam hal meningkatkan SDM Nelayan dan tentunya membantu pemerintah desa dalam rangka melengkapi peralatan tangkap nelayan. Nelayan adalah mutiara potensi yang belum direvitalisasi. Harapannya dengan langkah penguatan Nelayan program pengentasan kemiskinan di Desa Rempek lebih cepat mencapai hasilnya. Desa Rempek Bangkit!! Desa Rempek Berprestasi!!

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Rempek

tampilkan dalam peta lebih besar